Selamat Datang di Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia Jakarta

4.22.2012

Kerjasama dengan Universitas Taruma Negara Program Pasca sarjana Jurusan Psikologi


Karya Wisata


Kunjungan ANTV dalam rangka memberikan Motivasi dan Hiburan


Study Banding dengan Kementrian Sosial


HUT DKI JAKARTA


Sasaran Pelayanan

1. Warga Binaan Sosial dengan kriteria :
     a. Mampu di didik/ di latih
     b. Usia 14-45 Tahun
     c. Sehat Jasmani kecuali penyakit kelamin
     d. Tidak mengalami gangguan jiwa
     e. Bersedia mengikuti program bimbingan mental, sosial dan ketrampilan
2. Keluarga dan Masyarakat

Kerjasama

1.   Polsek
2.   Koramil
3.   Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya
4.   RSUD
5.   Puskesmas
6.   Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) /Organisasi Sosial (ORSOS)
7.   Toko Masyarakat
8.   Karang Taruna
9.   Pekerja Sosial Masyarakat
10. Lembaga pendidikan yang mengirim praktikan seperti Universitas, Sekolah Tinggi dll.
11. Dunia Usaha

Profesi yang terlibat

Dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan sosial (WBS), Panti melibatkan profesi Pekerja Sosial, Dokter & Perawat, Psikolog, Konsultan, Agamawan dan Instruktur.

Sarana Gedung

1. Rumah Jaga                  1  Unit
2. Kantor dan Aula           1  Unit
3. Workshop                     1  Unit
4. Poliklinik                       1  Unit
5. Ruang Identifikasi          1  Unit
6. Wisma                          3  Unit
7. Dapur                           1  Unit
8. Rumah Dinas                 2  Unit
9. Musholla                       1  Unit
10. Lapangan

Fasilitas Pelayanan

1. Pembinaan Fisik : Olahraga, SKJ
2. Pemeriksaan Kesehatan
3. Bimbingan Mental Keagamaan
4. Bimbingan Kemasyarakatan
5. Bimbingan Sosial : Morning Meeting, Static Group, Konseling
6. Bimbingan Psikologi
7. Rekreasi atau Kesenian
8. Perpustakaan
9. Pelatihan Ketrampilan : Tata Boga, Tata Busana, Tata Rias (Salon), Hasta Karya (Mute-Mute)

Tahapan Pelayanan

1. Penjangkauan Sosial
2. Pendekatan Awal
3. Penerimaan
4. Asesmen
5. Pembinaan
6. Penyaluran
7. Pembinaan Lanjur
8. Terminasi

4.20.2012

Acara Ceramah Islam dari Hati ke Hati

                                                    ACARA  DARI HATI KE HATI DI PANTI SOSIAL BINA KARYA WANITA HARAPAN MULIA JAKARTA BEKERJA SAMA DENGAN ANTV
Tugas

Menyelenggarakan kegiatan resosialisasi Warga Binaan Sosial (WBS) yang meliputi : Identifikasi dan Asesmen, Bimbingan dan Pelatihan serta Penyaluran dan pembinaan lanjut (Binjut).

Visi dan Misi

Visi
" Terentasnya Wanita Tuna Susila (WTS) Warga Binaan Sosial Panti ke dalam kehidupan yang lebih layak, manusiawi, normatif, produktif dan mandiri.

Makna yang terkandung di dalamnya adalah :
a. Pulihnya harkat, martabat, serta rasa percaya diri, tidak merasa hina dan terkucilkan, hidup layak, dan         manusiawi dalam kehidupan masyarakat.
b. Tidak menjalani kehidupan dan berperilaku menyimpang dari norma agama dan norma yang dijunjung tinggi masyarakat.
c. Dapat kembali bermasyarakat serta memiliki kegiatan usaha ekonomi produktif secara mandiri dan tidak menggantungkan diri pada bantuan orang lain.

Misi
a.  Menyelenggarakan pelayanan resosialisasi dalam rangka menumbuhkan kemauan dan kemampuan WBS untuk kembali dalam kehidupan bermasyarakat secara normatif.
b. Menyelenggarakan bimb ingan pelatihan ketrampilan dalam rangka memulihkan dan mewujudkan produktifitas menuju kemandirian.
c. Menyelenggarakan penyaluran dan bina lanjut.
d. Menjalin keterpaduan, koordinasi, dan kerja sama lintas sektor dalam pelayanan resosialisasi.

Kedudukan Organisasi

Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia merupakan Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.

Sejarah Berdiri PSBKWHM

 Pelayanan kesejahteraan sosial merupakan tanggungjawab bersama pemerintah dan masyarakat. Setelah Indonesia dilanda badai krisis moneter sejak tahun 1998, beban Pemerintah Provinsi DKI Jakarta semakin berat dirasakan. Sebagai Ibukota Negara dan Barometer perekonomian bangsa, Jakarta menjadi tujuan utama warga masyarakat dari daerah dan Provinsi lain yang mencoba mengadu nasib. Sebagian besar warga masyarakat pendatang tersebut tidak mempunyai bekal ketrampilan kerja dan pendidikan yang memadai sehingga tidak mampu bersaing dalam memasuki lapan gan kerja. Pada akhirnya mereka menambah beban Ibukota yang sudah padat dan menjadi penyandang masalah kesejahteraan sosial. Salah satu diantara mereka adalahWanita Tuna Susila. Atas dasar pertimbangan tersebut, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sosial Provinsi Dki Jakarta mendirikan sebuah Panti bernama "Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia" yang beroperasi pada bulan Januari 2002 sesuai SK. Gub. No.3622/2011. Selanjutnya dasar hukum Panti disesuaikan dengan Pergub. No. 69 Tahun 2010 tentang " Pembentukan Organisasi dan Tata kerja Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia".